5 Cara Pengajuan KKB BRI dan Syarat Terbaru

2 min read

Cara Pengajuan KKB BRI

Cara Pengajuan KKB BRI untuk pemula mungkin sedikit membingungkan, nah KKB BRI merupakan salah satu fasilitas pembiayaan bagi para nasabah untuk membeli kendaraan. Produk ini melayani pembelian kendaraan secara kredit.

Tentu sudah tidak asing lagi apabila Anda ingin membeli kendaraan bermotor untuk kepemilikan sendiri.

Cara Pengajuan KKB BRI

Cara Pengajuan KKB BRI

Sesuai dengan namanya, KKB BRI atau Kredit Kendaraan Bermotor merupakan salah satu produk finansial yang ditawarkan oleh BRI untuk setiap nasabahnya agar bisa memiliki kendaraan bermotor. Kehadiran layanan tersebut tentu diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kredit BRI.

Baca Juga : 7+ Rekomendasi Bank Untuk Menabung dengan dan Tanpa Biaya Admin

Kemudian untuk kredit pembelian kendaraan bermotor sendiri bunganya tergolong cukup kompetitif.

Terlebih, BRI juga menyediakan beberapa jenis produk KKB secara lengkap sehingga nasabah dapat memilihnya sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Kendaraan bermotor saat ini juga memiliki fungsi bukan hanya sebatas alat transportasi saja.

Akan tetapi juga sudah menjadi aset kekayaan milik seseorang hingga penunjang gaya hidup bagi masyarakat baik ketika mereka tinggal di pedesaan maupun perkotaan.

Jenis-jenis Produk KKB BRI

Bank BRI termasuk salah satu perusahaan perbankan dengan jumlah nasabah yang cukup tinggi di tanah air. Tidak heran jika berbagai fasilitas dan layanannya tergolong cukup lengkap serta jumlah cabangnya pun banyak. Berikut jenis-jenis KKB BRI:

1. KKB Mobil Baru dan Bekas

Jenis produk dari BRI satu ini merupakan layanan pembiayaan untuk nasabah apabila mereka ingin memiliki mobil. Sekarang pun harga mobil baru terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Banyak orang yang juga lebih memilih membeli mobil bekas.

Apabila Anda ingin membeli mobil bekas, maka tentu tidak semuanya bisa diajukan ke produk BRI ini.

Pasalnya pihak bank tersebut telah menetapkan aturan maupun kebijakan khusus untuk umur mobilnya. Oleh karena itu, pastikan memenuhi kriterianya terlebih dahulu.

Baca Juga : Jenis Tabungan dan Potongan Bulanan Bank BRI yang Wajib Diketahui

2. KKB Motor Premium

Jenis KKB BRI lainnya yang disediakan yakni untuk membeli kendaraan motor premium. Khususnya bagi masyarakat yang suka mengendarai kendaraan bermotor.

Motor-motor ini tentunya memiliki kualitas dan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan sepeda motor lainnya.

Satu unitnya saja bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah sehingga cukup setara dengan harga pembelian mobil. Umumnya penggemar motor premium ini berasal dari kalangan selebritis, pejabat, hingga para selebritis..

3. KKB Refinancing

Apabila nasabah memerlukan dana cepat untuk berbagai kebutuhan, maka dapat memanfaatkan sepeda motor maupun mobil yang dimiliki untuk diajukan ke layanan satu ini.

Lewat KKB Refinancing, maka nasabah akan memperoleh dana penjaminan kendaraan bermotor mereka.

Layanan yang tersedia dari jenis KKB ini juga telah bebas dari biaya provisi maupun biaya administrasi.

Akan tetapi, tetap tersedia tenor dan bunga per tahunnya sehingga penting untuk mengeceknya lebih lanjut sebelum menggunakannya.

Syarat Mengajukan KKB BRI

Cara Pengajuan KKB BRI

Tidak jauh berbeda dengan produk kredit lainnya yang disediakan oleh BRI, nasabah nantinya juga perlu memenuhi beberapa persyaratan apabila ingin mengajukan KKB.

Syaratnya sendiri cukup beragam sehingga bisa diketahui melalui bank terkait supaya lebih jelas. Berikut persyaratan KKB BRI:

  • WNI berdomisili di Indonesia
  • Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap minimal Rp3 juta setiap bulannya
  • Minimal usia 21 tahun dan maksimal 55 tahun saat pelunasan
  • Membayar DP sesuai ketentuan
  • Fotokopi Akte Nikah, fotokopi KTP dan pas foto suami istri terbaru jika sudah menikah
  • Fotokopi KTP/Paspor/SIM
  • Fotokopi KK
  • Fotokopi rekening korang/tabungan minimal 3 bulan terakhir
  • Fotokopi NPWP
  • Slip gaji 3 bulan terakhir
  • Memiliki rekening BRItama
  • Tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir

Seluruh syarat di atas perlu dipenuhi terlebih dahulu sebelum mengajukan KKB. Nasabah nantinya juga perlu mengisi formulir pengajuannya secara jujur dan sesuai.

Termasuk soal kepemilikan rumah dan lainnya sehingga pihak bank akan lebih mudah saat melakukan survei.

Baca Juga : Apa itu BRI Ceria? Pengertian dan Simulasinya Sebelum Mendaftar

Simulasi KKB Bank BRI

Apabila Anda masih bingung mengenai biaya cicilan kredit kendaraan di BRI melalui layanan ini, maka dapat mengecek terlebih dahulu seperti apa simulasi kreditnya.

Contohnya saja ketika ingin membeli mobil dengan harga Rp 143 juta. Berikut simulasinya:

Besaran DP/Uang MukaCicilan Bulan Sesuai Tenor Kredit
12 bulan24 bulan36 bulan48 bulan
Rp 42.900.000Rp8.729.555Rp4.629.625Rp3.289.398Rp2.631.796

Simulasi KKB BRI di atas berdasarkan tenor kredit 12 bulan dengan suku bunga 4,99%, 24 bulan dengan suku bunga 5,5%, 36 bulan dengan suku bunga 6,10%, serta 48 bulan suku bunga 6,65%.

Akan tetapi, angka suku bunga tersebut bisa berubah sesuai dengan ketentuan bank BRI tempat pengajuan KKB.

Cara Pengajuan KKB BRI

Bagi Anda yang belum mengetahui cara pengajuan KKB BRI, maka penting untuk memahaminya terlebih dahulu.

Pengajuan ini dapat dilakukan dengan berkunjung ke kantor cabang BRI terdekat kemudian mendaftar kredit kendaraan bermotor.

Nasabah nantinya akan dibantu oleh customer service untuk melakukan pendaftaran pada layanan ini.

Setelah itu, Anda akan diminta mengisi formulir pengajuan serta harus melengkapi beberapa berkas persyaratan yang telah ditentukan.

Baca Juga : Cara Tarik Tunai ATM BRI Mudah dan Praktis

Pihak customer service akan melakukan verifikasi terkait bekas yang sudah Anda ajukan sehingga perlu menunggu terlebih dahulu sampai proses ini disetujui oleh pihak bank.

Sebelum itu, pastikan berkonsultasi terlebih dahulu mengenai syarat dan ketentuannya.

Itu tadi penjelasan lengkap mengenai KKB BRI yang bisa Anda ketahui. Tentu setiap kreditnya memiliki suku bunga sendiri sehingga penting untuk memahami angkanya agar bisa memperkirakan simulasi cicilannya per bulan apakah aman atau justru malah membebani keuangan.